Seperti Mereka
Jarang tidak makan
Aku sudah biasa
Hidup serba kekurangan
Menjalaninya pun aku rela
Namun, semoga saja tidak tinggal harapan
Semoga Kau kabulkan do’aku, ya Tuhan..
Aku hanya ingin bersekolah seperti mereka
Bisa menuntut ilmu hingga ke negeri Cina
Menjadi orang yang berguna
Tanpa diriku harus menerima cela
Sosok Istimewa
Tidak hanya pada satu sekolah
Kau bersedia membagi ilmu
Kelakuan para murid kau hadapi tanpa lelah
Begitu besar kesabaran hatimu
Oh, Bapak dan Ibu guru..
Terima kasih atas bekal ilmu yang berharga
Kami akan songsong jenjang baru
Hadiah Untuk Orangtua
Dari pagi hingga malam kau banting tulang
Selalu dalam keadaan lelah ketika pulang
Semua itu kau lakukan agar aku tetap sekolah
Pengorbananmu yang membuatku tergugah
Bukan uang atau barang mewah
Aku belum cukup umur untuk berikan itu
Tetapi yang pasti aku tak akan buang waktu
Semoga segala prestasiku dapat membuatmu bangga dan menjadi berkah
Juara Kelas
Jangan menyerah, kawan
Jadikan ini sebuah tantangan
Walau soal demi soal sulit terasa
Walau tugas demi tugas menguras pikiran dan tenaga
Kita harus tetap belajar dan berdo’a
Kita pasti bisa menjadi juara!
Demi Beasiswa
Buku demi buku telah aku baca
Tak akan aku lupa ilmu yang telah aku terima
Aku dan teman tak ada lagi waktu bermain bersama
Aku jalani tanpa sesal tetapi dengan gelora
Tak ingin aku buang kesempatan di depan mata
Demi masa depan cemerlang begitu menggoda
Kali ini aku ingin ringankan satu beban orangtua
Menggapai impian dengan beasiswa
Demi Sebuah Mimpi
Berlari-lari mengejar mentari
Kala hujan menunggu pelangi
Sepertinya lelah enggan menyentuh
Tubuh kecil yang penuh semangat
Riak ombak bergulung dari kejauhan
Ketika aku menatap di sini
Pandanganku jauh menerawang
Esok,
Ah, aku masih tidak tahu tentang esok
Ku biarkan saja mimpi ini terbang
Melayang menggapai harapan
Aku tidak peduli,
Biarkan saja ini mengalir seperti air
Kalaupun aku tersandung
Itu sudah biasa, tidak usah khawatir
Aku akan bangkit lagi
Berjalan dan kemudian berlari
Berlomba dengan mentari
Demi sebuah impian
Ilalang Kampus
Ketika ilalang-ilalang kampus menjemput diri
Sesuatu terpatri lugu dalam sanubari
Kutitip ego saat asa mengikuti
Ego yang membuatku berdiri, berlari dan terus berlari
`tuk menggapai cita dan impian yang pasti
Sesuatu terpatri lugu dalam sanubari
Kutitip ego saat asa mengikuti
Ego yang membuatku berdiri, berlari dan terus berlari
`tuk menggapai cita dan impian yang pasti
Angan yang kemarin membesarkan jiwa
Angan yang hadir dalam dialetika keremajaan
Angan yang membuatku terus berkarya
Angan yang tercipta dari keluguan dan kepolosan
Hanya tinggal idealisme-idealisme apologi
Angan yang hadir dalam dialetika keremajaan
Angan yang membuatku terus berkarya
Angan yang tercipta dari keluguan dan kepolosan
Hanya tinggal idealisme-idealisme apologi
Mungkin ini hanya sebuah angan utopis
Yang menciptakan kebahagian semu yang meringis
Yang dipenuhi kata-kata retorika opurtunis
Dengan janji futuristik yang optimis
Yang mengotori telinga dan merusak sel otak dengan sadis
Yang menciptakan kebahagian semu yang meringis
Yang dipenuhi kata-kata retorika opurtunis
Dengan janji futuristik yang optimis
Yang mengotori telinga dan merusak sel otak dengan sadis
Dari Aku untuk Kamu
Seandainya aku boleh memilih
Aku ingin menjadi Abacus atau Tulang Napier
Yang setia menjadi teman dalam peralatan matematika
Aku ingin menjadi Abacus atau Tulang Napier
Yang setia menjadi teman dalam peralatan matematika
Walau kadang wujudku tertutupi oleh perhitungan biasa
Janjiku akan selalu ada untukmu…
Janjiku akan selalu ada untukmu…
Tapi apalah arti Abacus dan Tulang Napier
Bila kalkulator dan bahasa pemprograman
Kini hadir dan gigih menggantikan fungsiku
Bila kalkulator dan bahasa pemprograman
Kini hadir dan gigih menggantikan fungsiku
Tahukah kamu?
Saat itu, Blaise Pascal akan tertawa riang melihat keadaanku
Kecepatannya akan menggantikan kemampuanku
Yang aku tahu ini bukan kejadian kebetulan matematika
Tapi sebuah logika
Saat itu, Blaise Pascal akan tertawa riang melihat keadaanku
Kecepatannya akan menggantikan kemampuanku
Yang aku tahu ini bukan kejadian kebetulan matematika
Tapi sebuah logika
Saat itu, janjiku harus ku ingkari
Tak dapat aku bersama kamu
Menjelajahi ruang dan dimensi waktu
Walau aku ingin
Tak dapat aku bersama kamu
Menjelajahi ruang dan dimensi waktu
Walau aku ingin
Revolusi Pendidikan Nan Suci
Inikah dia revolusi suci
Mendidik jiwa, aqal dan budi
Yang mekar subur di sanubari
Berakar umbi di qalbu, hati
Disinari wahyu kebenaran hakiki
Bertunjang rendang naungan Ilahi
Inikah dia erti revolusi
Cekal berjuang mengisi misi
Menimba ilmu bijak bestari
Meneroka alam yang penuh misteri
Biarpun jauh di kaki pelangi
Tabahkan azam ke lubuk nurani
Akanku lahirkan satu revolusi
Memupuk modal intelek insani
Sepaduan ilmu padat berisi
Sebagaimana perlakuan Al-Kindi
Al-Khawarizmi, Ar-Razi, Ar-Rumi
Peradaban sarjana terus diwarisi
Revolusi hadhari diatur strategi
Membina tamadun langkah berani
Pembangunan seimbang bernilai lestari
Mengukuh kepelbagaian kekuatan jati
Menzahirkan sejahtera masyarakat harmoni
Meniti kegemilangan cita-cita tinggi
Revolusi mental tonggak transformasi
Lincah berfikir penampilan kualiti
Bak obor penyuluh inspirasi
Mencipta ide cetusan kreativiti
Membuka minda melayari inovasi
Cabaran ditangkis sederas tsunami
Ayuh, perjuangkan revolusi ini!
Jangan waktu dibazir lagi
Ledakan maklumat takkan berhenti
Percambahan ilmu tangkas ditangani
Berlengah mengundang padah yang ngeri
Tergadai nyawa maruah pertiwi
Andai revolusi terbengkalai nanti
"Kami memimpin" akanku hayati
Meyakini hidayah ilmu nan murni
Menunaikan keramat seribu janji
Sebagai pemegang amanah di bumi
Agar hidupku empunya erti
Nah, bingkaskan sahaja revolusi ini!
Perkasakan perisai ilmu terkini
Benteng teknologi tangkas dirempuhi
Sempadan dunia mesti ditembusi
Demi memugar sebuah universiti
Demi kedaulatan nusa kucintai
Semoga revolusi kekal abadi
Dapatku terus menabur bakti
Iman di dada menjadi saksi
Melutut sujud ke hadrat Dhu-l-Jalali
Dunia akhirat mohon diredhai
Berkat revolusi pendidikan nan suci
Mendidik jiwa, aqal dan budi
Yang mekar subur di sanubari
Berakar umbi di qalbu, hati
Disinari wahyu kebenaran hakiki
Bertunjang rendang naungan Ilahi
Inikah dia erti revolusi
Cekal berjuang mengisi misi
Menimba ilmu bijak bestari
Meneroka alam yang penuh misteri
Biarpun jauh di kaki pelangi
Tabahkan azam ke lubuk nurani
Akanku lahirkan satu revolusi
Memupuk modal intelek insani
Sepaduan ilmu padat berisi
Sebagaimana perlakuan Al-Kindi
Al-Khawarizmi, Ar-Razi, Ar-Rumi
Peradaban sarjana terus diwarisi
Revolusi hadhari diatur strategi
Membina tamadun langkah berani
Pembangunan seimbang bernilai lestari
Mengukuh kepelbagaian kekuatan jati
Menzahirkan sejahtera masyarakat harmoni
Meniti kegemilangan cita-cita tinggi
Revolusi mental tonggak transformasi
Lincah berfikir penampilan kualiti
Bak obor penyuluh inspirasi
Mencipta ide cetusan kreativiti
Membuka minda melayari inovasi
Cabaran ditangkis sederas tsunami
Ayuh, perjuangkan revolusi ini!
Jangan waktu dibazir lagi
Ledakan maklumat takkan berhenti
Percambahan ilmu tangkas ditangani
Berlengah mengundang padah yang ngeri
Tergadai nyawa maruah pertiwi
Andai revolusi terbengkalai nanti
"Kami memimpin" akanku hayati
Meyakini hidayah ilmu nan murni
Menunaikan keramat seribu janji
Sebagai pemegang amanah di bumi
Agar hidupku empunya erti
Nah, bingkaskan sahaja revolusi ini!
Perkasakan perisai ilmu terkini
Benteng teknologi tangkas dirempuhi
Sempadan dunia mesti ditembusi
Demi memugar sebuah universiti
Demi kedaulatan nusa kucintai
Semoga revolusi kekal abadi
Dapatku terus menabur bakti
Iman di dada menjadi saksi
Melutut sujud ke hadrat Dhu-l-Jalali
Dunia akhirat mohon diredhai
Berkat revolusi pendidikan nan suci


0 komentar:
Posting Komentar
~ Keep Respect & Peace ~