Renungan Ayat Suci Al-Qur'an

Kamis, 01 September 2016

7 Pemain Top yang Gagal Bersinar dari Bursa Transfer Musim Panas 2015



Bursa transfer musim panas 2016 baru saja berakhir, tak ada lagi transfer pemain masuk atau keluar, hanya pemain yang berstatus free agentr, yang dapat bergabung dengan klub baru di luar tenggat waktu yang sudah berakhir pada 31 Agustus 2016.

Harapan tentu dimiliki klub dan juga fans kepada pemain anyar yang baru direkrut, agar dapat meningkatkan kualitas bermain demi meraih target di akhir musim. Namun bagaimana performa sang pemain atau evaluasi terkait pemain tersebut, baru bisa dilihat di akhir musim 2016/17.

Pasalnya sejarah telah membuktikan, bahwa pemain dengan nama atau kualitas top, tak memberi jaminan ia akan tampil baik kepada klub barunya. Seperti tujuh pemain berikut, yang mendapatkan ekspektasi besar saat direkrut klub di bursa transfer musim panas 2015, namun fakta justru berbicara sebaliknya.

Siapa saja mereka? Berikut tujuh pemain yang diboyong pada bursa transfer 2015, namun gagal bersinar bersama klub barunya versi Ftb90:

7. Abdul Baba Rahman


FBL-EUR-C1-MACCABI-CHELSEA

​Dibeli dari FC Augsburg musim lalu untuk melapisi posisi bek kiri, Rahman justru jarang diberi kesempatan tampil oleh Jose Mourinho – manajer Chelsea musim lalu, sebelum dipecat pada Desember 2015, dan juga manajer interim, Guus Hiddink.

Posisi bek kiri cenderung diberikan kepada Cesar Azpilicueta dan pemain muda, Kennedy. Baba Rahman sempat tampil beberapa kali, namun permainannya tidak mampu meyakinkan  sang manajer untuk memainkannya secara reguler. Ironis mengingat saat di Augsburg ia selalu jadi pilihan utama.

Alhasil ia kini dipinjamkan ke Schalke, dan Chelsea masih berharap Baba Rahman bisa menunjukkan perkembangannya di masa depan, hingga ia berpotensi menjadi bek kiri masa depan The Blues.

6. Memphis Depay


FBL-PR-ENG-MAN UTD-EVERTON-FRIENDLY-ROONEY-TESTIMONIAL

​Datang dengan capaian gemilang sebagai juara Eredivisie dan top skor bersama PSV Eindhoven musim 2014/15. Depay langsung diberikan nomor punggung keramat 7 di Manchester United, dan diyakini bersinar di bawah arahan Louis van Gaal, yang notabene mantan pelatihnya di Timnas Belanda.

Namun musim lalu penampilan Depay jauh dari kata memuaskan, banyak melakukan blunder, dan permainannya mudah dibaca. Tak pelak ia jadi flop bagi United di bursa transfer musim panas 2015. Beruntung United masih mempercayainya, dan mempertahankannya musim ini di era Mourinho.

5. Raheem Sterling


FBL-ENG-PR-MAN CITY-SUNDERLAND

​Transfer kontroversial yang terjadi di Inggris, di antara dua rival Premier League, Liverpool dan Manchester City. The Citizens membeli mahal Sterling musim panas lalu, dan sang pemain selalu jadi bahan cemoohan suporter.

Entah hal itu berpengaruh langsung atau tidak kepada mental Sterling, yang pasti penampilannya musim lalu tidak sebagus saat berseragam Reds. Sterling tampil di bawah level terbaiknya di era Manuel Pellegrini, dan permainannya cenderung mudah dibaca lawan.

4. Christian Benteke


Sunderland v Liverpool - Premier League

​Liverpool yang pada awal musim lalu masih diasuh Brendan Rodgers, mendatangkan Benteke dengan mahar 32 juta poundsterling dari Aston Villa. Pada awalnya ia dipercaya bermain, namun seiring kedatangan Jurgen Klopp yang menggantikan Rodgers, Benteke mulai duduk di bangku cadangan.

Disinyalir ia tidak sesuai dengan filosofi bermain Klopp, dan jarang bermain musim lalu. Catatan gol Benteke pun turun musim lalu, menambah catatan buruk pembelian striker Liverpool yang gagal bersinar, seperti halnya Peter Crouh, Andy Carroll, dan Rickie Lambert.

3. Pedro Rodriguez


Chelsea FC v FC Porto - UEFA Champions League

​Tahu kesempatan bermainnya minim dengan keberadaan trio MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar) di Barcelona, Pedro memutuskan hengkang ke Chelsea musim lalu. Namun tim yang bermarkas di Stamford Bridge menjalani musim yang buruk, dan berdampak kepada kegagalan Pedro tampil baik.

Kecepatan, gol, dan assist Pedro yang biasa terlihat di Barcelona, tak mampu ia ulangi di Chelsea musim lalu. Kini, pemain asal Spanyol berharap kariernya bangkit di tangan Antonio Conte.

2. Arda Turan


FBL-ESP-SUPERCUP-BARCELONA-SEVILLA

​Kapten Timnas Turki membuat keputusan berani menyeberang ke rival langsung di La Liga, dari Atletico Madrid ke Barcelona musim lalu. Di tengah hukuman FIFA yang masih berlangsung, Turan baru bermain di paruh kedua musim bersama Aleix Vidal, yang ditransfer dari Sevilla.

Turan pun tak kuasa menunjukkan kehebatannya seperti saat berseragam Los Colchoneros di masa lalu. Ia baru bangkit di awal musim ini, kala Neymar absen bermain, dan berandil besar di dua kemenangan Barcelona di La Liga 2016/17.

1. Fabian Delph


FBL-EUR-C1-MAN CITY-STEAUA BUCHAREST

​Mantan kapten Aston Villa dan sukses membawa The Villans ke final FA 2014/15. Delph datang bersama Sterling musim lalu ke Etihad Stadium, namun keduanya gagal bersinar dan didatangkan hanya untuk memenuhi kuota homegrown City, atau jumlah kuota pemain lokal yang harus dipenuhi dalam sebuah klub.

Delph banyak cedera, nyaris tidak banyak bermain dan tidak terlihat musim lalu. Musim ini ia diharapkan bangkit bersama Josep Guardiola, jika tidak mampu melakukannya, bukan tidak mungkin Delph berpotensi menjalani nasib yang sama seperti Jack Rodwell, Adam Johnson, dan Scott Sinclair.
Pemain-pemain yang baru ditransfer pada bursa transfer musim panas 2016, performanya saat ini belum bisa dinilai, dan baru bisa dilihat pada akhir musim nanti apakah mereka tampil bagus atau tidak. Tak semua pemain anyar tampil bagus, seperti tujuh pemain yang datang pada bursa transfer musim panas 2015 ini

Sumber: http://www.90min.com/id/posts/3712527-7-pemain-top-yang-gagal-bersinar-dari-bursa-transfer-musim-panas-2015




0 komentar:

Posting Komentar

~ Keep Respect & Peace ~